Skema Penyaluran Subsidi Gas Elpiji 3 Kg ke Bansos Terancam Mundur Tahun Depan

Penyaluran subsidi gas LPG 3 kg akan dirubah skemanya tidak lagi ke barang. Agar penyaluran subsidi tepat sasaran, pemerintah mengintegrasikan subsidi ini ke bantuan sosial. Namun dalam prosesnya, penyaluran subsidi gas melon 3 kilogram ini terancam mundur pelaksanaannya.

Masih ada beberapa persoalan yang harus diselesaikan terlebih dahulu antar kementerian. Atas hal itu, jadwal pelaksanaan dikhawatirkan mundur pelaksanaannya pada Januari 2018. Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Andi ZA Dulung mengatakan.

Seharusnya dimulai 1 Januari 2018, tapi masih ada kendala yang harus diselesaikan. Jika sampai Oktober tidak ada keputusan, saya khawatir implementasinya tidak bisa di bulan Januari,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Andi membenarkan untuk mengintegrasikan penyaluran subsidi ke dalam bantuan sosial membutuhkan waktu yang cukup. Meskipun demikian, pihaknya akan menyediakan basis data terpadu yang akan menjadi patokan pemberian subsidi elpiji 3 kg.

Data yang tercatat oleh kita sebanyak 25,7 juta warga tidak mampu bisa mendapatkan subsidi elpiji, tuturnya.

Di sisi lain, nantinya penerima PKH (Program Keluarga Harapan) juga akan menerima subsidi elpiji. Selain bantuan subsidi, keluarga penerima manfaat juga akan masuk dalam program BPNT (bantuan pangan non tunai) sebesar Rp 110.000 setiap bulan.

“Tahun ini sebanyak 1,2 juta telah dikucurkan di 44 kabupaten kota. Jumlah ini akan terus bertambah hingga mencapai 15,5 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bisa menerima BPNT,”ujar Andi juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s